see differently, think differently

BLT, solusi miskin untuk rakyat miskin

Posted in JBRB, My Opinion by Gilang on May 31st, 2008

Langkah pemerintah Indonesia dalam menaikan harga BBM dikarenakan tinggi nya harga minyak dunia melebihi APBN 2008 menimbulkan pro serta kontra menyikapi sikap pemerintah tersebut. Beberapa pihak yang sejalan dengan pemikiran pemerintah menganggap langkah yang diambil sudah merupakan keputusan terbaik untuk saat ini, mengingat efek jangka panjang atas pemberian subsidi BBM akan memperkeruh kondisi perekonomian bangsa.

Namun beda hal nya dengan pihak yang menolak kenaikan BBM. Mereka menganggap seharusnya pemerintah bisa melihat kondisi rakyat yang terhimpit dengan kemiskinan dan akan tambah menderita atas dampak kenaikan BBM tersebut. Alhasil tak dapat dihindari beberapa aksi mahasiswa yang melakukan demo kenaikan BBM, pengemudi angkutan umum yang mogok menuntut kenaikan tarif BBM, serta efek yang terasa lebih besar adalah naik nya harga-harga kebutuhan pokok dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Demi meredam dampak kenaikan harga-harga tersebut, pemerintah pun mengeluarkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) secara bertahap, dimana keputusan ini adalah solusi yang miskin makna untuk rakyat miskin. Pengalihan subsidi BBM terhadap pembagian BLT dapat digambarkan bagaikan menuangkan air kedalam plastik yang bolong. Walaupun dapat dibilang uang sebesar Rp 300,000 sangat bermakna bagi rakyat miskin, namun hal ini mengenyampingkan mental pengemis yang terbentuk bagi penerus bangsa ini.

Mungkin pengalihan subsidi tersebut akan lebih bermakna dalam jangka panjang apabila secara deklamasi pemerintah menunjukan komitmen nya dengan meningkatkan peluang usaha bagi rakyat miskin, diantaranya dengan pemberdayaan sumber daya dari kalangan menengah ke bawah tersebut. Dan tentunya didukung dengan menurunkan harga pada sektor-sektor strategis seperti biaya pendidikan disertai perangkat pendukung nya, transportasi publik yang memadai, meningkatkan pemberadaan rumah murah bagi rakyat miskin yang tepat tujuan, jaminan pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang kurang mampu, serta keseriusan dalam mengembangkan produk hasil dalam negeri demi mengembangkan sistem ekonomi kerakyatan, yang sudah terlupakan. Sehingga bangsa ini lebih kaya solusi dalam mengambil keputusan.

Picture was taken from here