Home > My Opinion > Pesan untuk aksi mahasiswa yang anarkis

Pesan untuk aksi mahasiswa yang anarkis

Aksi demo mahasiswa bisa dikatakan sebagai ujung tombak aspirasi rakyat. Hal ini tak luput dapat tergambarkan dari peranan mahasiswa yang mengusung aksi reformasi ’98. Peran dan sumbangsih pergerakan mereka memang patut diacungkan jempol.

Kebijakan pemerintah dalam menaikan BBM yang didorong oleh faktor makroekonomi dalam hal tingginya harga minyak dunia, disatu sisi dinilai dapat menyengsarakan rakyat kecil, namun disisi lain mempengaruhi kinerja APBN mencapai defisit, yang secara jangka panjang dapat berdampak buruk bagi perekonomian di Indonesia.

Respons dari mahasiswa pun bersambut, mereka menganggap pemerintah SBY-JK tidak lagi berpihak kepada rakyat. Aksi masa mahasiswa pun mulai bergulir satu demi satu. Namun yang sangat disayang kan penuh nya aksi anarkis mahasiswa yang sudah mulai keluar dari jalur dan tatanan tujuan aksi demo tersebut. Mahasiswa yang diharapkan manusia yang berintelektual harus nya dapat menahan emosi dan meredam ke anarkisan tersebut. Sehingga tujuan awal yang membela rakyat tidak ternodai. Hidup Mahasiswa!!!

Categories: My Opinion Tags: , ,
  1. yonna
    July 9, 2008 at 3:50 am

    demonstrasi, aksi protes, dan semacamnya adalah ciri dari negara dan pemerintahan yang bermasalah….gue perhatiin pemimpin kita lebih mendengarkan perintah, pendapat pemimpin negara laen (baca : Amrik, G8, dll) dibandingkan mendengarkan aspirasi rakyat Indonesia itu sendiri. kalo soal ginian, marilah mencontoh Malaysia, Iran, Korsel yang intinya pemimpin mereka lebih pro kepada rakyatnya sendiri sehingga rakyat pun mencintai dan menghormati pemimpinnya.

    cobalah liat pemimpin kita, ketika mengeluarkan kebijakan hanya pro kepada pihak tertentu namun tidak memperhatikan masyarakat dan hanya memberikan 1001 dalih agar rakyat juga prihatin, berhemat, dll. Contoh nyata adalah pemadaman listrik bergilir, alasan adanya listrik bergilir adalah karena konsumen PLN (rumah tangga dan industri) boros menggunakan listrik dsb. gampang banget menyalahkan orang lain, ini adalah mental yang menggerogoti bangsa kita yaitu mental suka menyalahkan orang lain.

  2. yonna
    July 9, 2008 at 3:53 am

    eh ktinggalan:mrgreen:

    tapi ya gue setuju, jangan anarkis dalam menyampaikan protes, mahasiswa adalah kalangan terpelajar tunjukkan sikap terpelajar kalian, jangan hanya bangga mengusung status mahasiswa tapi kelakuannya gak terpelajar sama sekali

  3. July 14, 2008 at 12:30 pm

    Hi yonna,
    Negara kita bisa dibilang masih harus bergantung dengan kebijakan politik luar negeri negara2 maju, karena secara mental pun masyarakat kita belum siap menerima konsekuensinya independen dari mereka. Masalah pemimpin, memang tidak ada pemimpin yang sempurna, yang ada pemimpin yang berusaha sebaik2nya demi rakyat, kalau kepemimpinan pemerintah saat ini bisa dibilang yang terbaik dibanding era krisis pemimpin sejak Soeharto lengser.

    Kalau menyikapi mahasiswa, indikasi mereka dipengaruhi pihak2 yang punya kepentingan sendiri yang menyebabkan aksi anarkisme tersebut timbul didalam gerakan mahasiswa tersebut, mungkin ada baiknya mahasiswa belajar membaca dan meneriakan pesan “Give us more books!” seperti artikelnya GBM

    http://guebukanmonyet.com/2008/07/12/why-americans-are-smart/

  4. bookrider
    July 21, 2008 at 6:27 am

    http://booksurfer.wordpress.com 1371 hits in five days. compare with http://rifqiansari.wordpress.com 200 hits in 6 months.

  5. ndoeth
    August 11, 2008 at 1:32 pm

    BEBASKAN JHON IRFAN SEKARANG JUGA……..!!!!!!!
    HIDUP RAKYAT INDONESIA

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: